Judul Buku : Erwin Rommel “The Desert Fox”
Pengarang : Boogie Wibowo
Penerbit : Penerbit Narasi
Tahun Terbit : 2008
Cetakan : Pertama
Tempat Terbit : Yogyakarta
Tebal buku : 148 Halaman
Sinopsis
Buku ini menceritakan perjalanan Jenderal Erwin Rommel yang merupakan perwira Nazi Jerman yang sangat dikagumi oleh kawan maupun lawan. Kisahnya berawal ketika Dia menjadi pembantu Jenderal Von Rundsted yang menjadi Komandan Divisi Panzer A yang bertugas menyerbu Prancis pada tahun 1940. Ketika Rommel memimpin pasukannya yang masih satu komando dengan Jenderal Von Rundsted, Rommel berhasil menerjang masuk ke dalam pertahanan sekutu dengan Divisi Panzer-nya. Akibat dari kemajuan yang dibuat oleh pasukan Rommel yang mengesankan, maka pasukannya pun dijuluki sebagai ”Ghost Army”.
Setelah memiliki prestasi yang gemilang di front Eropa Barat, Rommel pun dikirim Hitler ke medan tempur Afrika Utara yang dimana lokasinya penuh dengan gurun pasir. Rommel ditugaskan di Afrika Utara untuk membantu tentara Italia yang sudah hampir kalah oleh Inggris. Pada bulan April 1941, Jerman membentuk Korps Afrika yang akan dipimpin oleh Rommel. Korps Afrika yang tentara dan alutsistanya masih segar, langsung menghajar Inggris di Afrika Utara. Strategi Rommel yang apik, membuat tentara Inggris kewalahan. Hingga Inggris sampai mengganti Jenderalnya sebanyak 2 kali, karena PM Winston Churcil kurang puas akan kinerja Jenderalnya di Afrika Utara. Kemenangan Rommel dan pasukannya yang berhasil merebut kota strategis membuat Rommel mendapata pangkat Field Marschall/ pangkat tertinggi dalam militer Jerman. Tetapi kemenangan Rommel tidak bertahan lama, karena mereka tidak didukung dengan alutsista yang memadahi, serta kebutuhan logistik yang terus menipis, memaksa Rommel dan pasukannya angkat kaki dari Afrika Utara.
Setelah selesai akan tugasnya di Afrika Utara, tentu tidak membuat Rommel menjadi tidak turun ke medan perang lagi. Dan yang akan mengejutkan adalah, ketika Rommel dicurigai Gestapo dan Wafen SS sebagai komplotan yang akan membunuh Hitler.
Kelebihan Buku
Buku ini sangat bagus dan cocok dibaca untuk orang yang suka dengan sejarah Perang Dunia II. Gaya penulisan yang bagus serta tidak membosankan, membuat buku ini bisa dibaca kapan pun ketika sedang bosan. Buku ini juga menyajikan berbagai ilustrasi gambar, agar pembaca tidak bosan ketika membaca buku ini. Penulisan dalam buku ini juga bisa membuat para pembaca dapat berimajinasi, seakan-akan juga ikut dalam pertempuran di Afrika Utara.
Kelemahan Buku
Buku ini mempunyai kelemahan, yaitu kurangnya ilustrasi gambar dan ilustrasi gambarpun kurang jelas.

